Tata Kelola Aspirasi Berbasis TI

Tata Kelola Aspirasi Berbasis TI

Kamis 20 Maret 2014, PT Gamatechno Indonesia kembali mengadakan acara sharing session, kali ini sharing session diadakan di Hotel @HOM Platinum by Horison Yogyakarta dengan mengangkat tema “Pengelolaan Aspirasi Berbasis TIK untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik”. Acara ini menghadirkan Sekretaris Eksekutif UGM, Drs. Gugup Kismono, M.B.A., Ph.D., Kepala Pusat Sistem dan Sumber Daya Informasi UGM, Widyawan, S.T., M.Sc., Ph.D. dan pakar TI bidang pemerintahan, Taufik Suryawan Edyna sebagai pembicara.

Gamatechno mengadakan sharing session secara rutin beberapa kali dalam setahun dengan tujuan membagi pengalaman dan ilmu dalam pemanfaatan teknologi infomasi dan komunikasi. Secara khusus sharing session kali ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh pentingnya tahapan implementasi pengelolaan aspirasi, memberikan pengalaman proses pelayanan berbasis TI yang memudahkan koordinasi dan kolaborasi serta memberikan kesempatan kepada peserta untuk dapat beraudiensi langsung dengan narasumber.

Hadir dalam sharing session ini Kepala Dinas Perhubungan dan KOMINFO, Kepala Pemerintahan Kabupaten/Kota, Ombudsman DIY, BKN DIY, Inspektorat DIY, serta Humas Perguruan Tinggi dari berbagai daerah, semisal dari Banjarmasin, Batang, Tegal, Solo, Sragen serta dari Yogyakarta.

Acara ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya lembaga di Indonesia yang belum mempersiapkan sistem informasi secara komprehensif, mulai dari perencanaan, pengembangan dan implementasi sehingga membuat aktivitas pelayanan publik masih dilakukan secara konvensional, informasi tidak cepat didapat, serta sulitnya menilai kinerja unit. Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Permen PAN No. 38 Tahun 2012 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Unit Pelayanan Publik telah memberikan amanat kepada setiap institusi pelayanan publik, untuk memiliki sistem informasi pengelolaan pengaduan agar transparan, akuntabel dan efisien.

Pembicara pertama Drs. Gugup Kismono, M.B.A., Ph.D. berbagi pengalaman tentang tata kelola organisasi dalam menyelenggarakan pelayanan aspirasi publik di UGM. “Padahal, peraturan perundang-undangan telah memberikan amanat kepada setiap institusi pelayanan publik untuk memiliki sistem informasi pengelolaan pengaduan agar transparan, akuntabel, dan efisien,” katanya.

Pembicara kedua Widyawan, S.T., M.Sc., Ph.D., berbagi pengalaman secara teknis yakni tentang strategi perencanaan, pengembangan dan implementasi TI dan komponen pendukungnya (hardware, software dan brainware). “Membangun data center itu mahal, tetapi lebih mahal membangun tanpa data” demikian papar Widyawan ketika menceritakan mengenai pembangunan IT untuk UGM yang melayani kurang lebih 70.000 mahasiswa, 2700 dosen dan 3000 staf yang ada.

Pembicara ketiga Taufik Suryawan Edyna berbagi cerita mengenai studi kasus berbagai pemanfaatan TI di institusi pelayanan publik. Taufik memaparkan bagian-bagian pengimplementasian IT dalam suatu istitusi, yaitu pertama infrastruktur seperti jaringan, komputer dan server. Kemudian yang kedua adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan mengoperasikan sistem. Lalu yang ketiga adalah aplikasi yang sesuai dengan kepentingan instansi. Dalam pengadaan aplikasi ini ada dua hal yang dianggap paling penting, yaitu kebijakan pengimplementasian IT dan sumber dana.

Acara ini mendapatkan tanggapan positif dari para peserta yang hadir, sebagian besar berharap acara seperti ini kedepannya terus diselenggarakan rutin untuk memperkaya pengetahuan mengenai fungsi TIK untuk pelayanan publik. Perwakilan dari Ombudsman ketika dimintai kesan dan pesan mengenai acara ini mengungkapkan bahwa sharing session semacam ini baik karena dapat meningkatkan ilmu dalam pemanfaatan IT untuk pelayanan publik, “Sekarang ini kalau tidak didukung IT maka kita akan semakin ketinggalan” ungkap M. Rifki Taufikurrahman. Sementara Ir. Ari Noviono (Kasub Bagian Pengembangan Teknologi dan Layanan Informasi Lembaga Administrasi Negara) menyampaikan acara seperti ini penting untuk diadakan secara berkala agar dapat saling berbagi informasi untuk lebih meningkatkan pelayanan masyarakat lebih baik.

Share Article