Sosialisasi Aplikasi Anti Plagiat di UGM

Sosialisasi Aplikasi Anti Plagiat di UGM

Selain menjadi exhibitor dalam event UGM EXPO 2015 (28/9 – 2/10), Gamatechno juga diundang untuk memberikan Mini Workshop software aplikasi AIMOS (Academic Integrity Monitoring System) kepada mahasiswa UGM. Acara ini diadakan oleh Perpustakaan UGM dalam rangka melakukan sosialisasi AIMOS yang merupakan software aplikasi pendeteksi plagiat kepada mahasiswa UGM. AIMOS akan digunakan oleh mahasiswa yang akan mengajukan karya tulis ilmiah, skripsi, tesis, ataupun disertasi ketika mengunggah mandiri secara online.

AIMOS sendiri merupakan sistem deteksi plagiat yang dikembangkan Gamatechno dan sudah diterapkan di Perpustakaan UGM. Aplikasi ini dapat membandingkan sebuah karya tulis dengan karya tulis lain dengan berbagai metode. Pada awalnya, software ini bernama TESSY (Test of Literature Similarity) yang terus dikembangkan hingga saat ini menjadi AIMOS yang terhubung dengan ETD dan SSO UGM. Berdasarkan kebijakan dan prosedur plagiat dari Direktorat Pendidikan dan Pengajaran Indonesia, AIMOS menjadi software aplikasi yang kredibel dalam mendeteksi plagiat dari suatu karya tulis.

Mini workshop yang dilangsukan pada hari Rabu (30/9) di Ruang A1 GSP UGM ini dihadiri oleh 120 mahasiswa UGM dari semua jenjang dan fakultas. Karena kebutuhan untuk unggah mandiri karya tulis, banyak mahasiswa yang menghadiri acara ini. Anggi Ayu Meidamara selaku AS segment Academic Gamatechno yang menjadi pembicara memberikan penjelasan dan praktek langsung cara menggunakan AIMOS. “Kelebihan dari AIMOS ini adalah dapat melakukan deteksi plagiat karya tulis dengan metode One on One, Similiar Category, dan Multiple Category. Hasilnya adalah Text Analysis Result yang akan berupa highlight kata-kata yang dianggap sama dari naskah yang dibandingkan”, tutur Anggi dalam Workshop.

Praktik pemakaian AIMOS secara langsung dilakukan setelah penjelasan dan paparan mengenai AIMOS selesai. AIMOS sendiri sudah diintegrasikan dengan akun email UGM, sehingga semua mahasiswa aktif dapat menggunakan akun-nya sebagai jalan akses ke sistem. Workshop diakhiri dengan sesi tanya jawab mengenai AIMOS dimana mahasiswa secara kritis menyakan mengenai cara kerja AIMOS dan penerapannya nanti di UGM. Acara yang berlangsung selama 60 menit ini mendapat perhatian dan antusias yang baik dari peserta, terutama karena AIMOS sendiri akan digunakan dosen pembimbing untuk mengecek plagiarisme dari skripsi, tesis, dan disertasi mahasiswa UGM.

Apresiasi diberikan oleh mahasiswa kepada Gamatechno dan UGM yang secara serius mencoba mengatasi masalah plagiarisme yang belakangan ini mulai menjamur di dunia digital. “Untuk pengembangan lebih baik kedepannya software ini harusnya bisa mengabaikan kata-kata umum yang sudah pasti sama, Text Analysis Result bisa perkalimat, dan persentase plagiat harus ditentukan secara pasti“ ungkap Ina mahasiswa S3 kedokteran UGM selesai acara. AIMOS ini rencananya baru akan diterapkan secara menyeluruh di UGM tahun depan. Jumlah database karya tulis dan jurnal nasional maupun internasional masih terus ditambah agar AIMOS dapat lebih pintar dalam mendeteksi plagiarisme. Gamatechno pun terus mengembangkan aplikasi pendeteksi plagiat dengan nama gtPlagiarismTest yang kedepannya diharapkan dapat menjadi solusi permasalahan plagiarisme saat ini.

Share Article