Grand Design Telematika Magelang

Grand Design Telematika Magelang

Dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance), pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi di dalam kegiatan pemerintahan tidak dapat dihindarkan. Agar terdapat persamaan pemahaman pada setiap SKPD dan nantinya memiliki acuan dalam proses pengembangan e-Government khususnya telematika (teknologi, media dan informatika) maka perlu dilakukan pekerjaan pembuatan master plan pengembangan telematika di lingkungan Pemerintah Kota Magelang dengan mengakomodir saran masukan dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Sebagai langkah awal penyusunan master plan pengembangan telematika 5 tahun ke depan, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Magelang  bekerjasama dengan PT Gamatechno Indonesia mengadakan seminar pendahuluan pada hari Kamis  tanggal 6 November 2014 bertempat di Hotel Atria Magelang. Acara dimulai pukul 09.00 dibuka oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Magelang Ibu Muryanie, S.H. mewakili Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Magelang yang berhalangan hadir. Pada acara ini hadir undangan yang berasal dari seluruh SKPD Kota Magelang serta para kepala sekolah setingkat SMP, SMU, dan SMK.

Maksud dari pekerjaan penyusunan grand desain pengembangan telematika Pemerintah Kota Magelang ini yaitu tersedianya panduan standar pengembangan dan pentahapan 5 tahun ke depan bagi SKPD Kota Magelang dalam menyusun rencana pengembangan e-Government di satuan kerjanya serta dengan memberikan acuan standar dalam setiap perencanaan pengadaan dan pengembangan e-Government sehingga memudahkan perencanaan dalam mendekatkan pelayanan pada masyarakat.

Manfaat yang nantinya diharapkan dengan penyusunan grand design pengembangan telematika Pemerintah Kota Magelang adalah  :

  1. Adanya kerangka acuan yang sama antar SKPD dalam pelaksanaan pengadaan dan pengembangan Telematika (Teknologi, Media dan Informatika).
  2. Terdapat kesamaan basis aplikasi yang dibangun oleh masing-masing satuan kerja.
  3. Mempermudah proses integrasi sistem aplikasi dari masing-masing satuan kerja, walaupun proses perencanaan dan pengembangannya berada di satuan kerja masing-masing.

Share Article