Geliat Get Indonesia, Aplikasi Ojek Online Pilihan Cerdas Untuk Indonesia

Geliat Get Indonesia, Aplikasi Ojek Online Pilihan Cerdas Untuk Indonesia

Menuju era teknologi 4.0, makin banyak bermunculan aplikasi-aplikasi yang memudahkan kebutuhan masyarakat tiap harinya. Jika orang-orang biasanya harus berjalan ke pasar untuk berbelanja, kini mereka sudah bisa memesan kebutuhannya lewat satu aplikasi saja.

Sama halnya dengan aplikasi ojek online, masyarakat sudah tak perlu lagi susah-susah berjalan jauh untuk mencari pangkalan ojek. Hanya dengan satu aplikasi, mereka bisa memanggil supir ojek untuk mengantarnya ke tempat tujuan.

Gojek, Grab, terhitung menjadi pionir layanan taksi daring di Indonesia. Seiring berjalannya waktu pun mereka mengembangkan sejumlah layanan seperti pengantaran paket hingga pemesanan makanan. Lagi-lagi, masyarakat dimanjakan hanya dengan satu aplikasi saja.

Melihat adanya pasar yang terbuka luas, sebuah aplikasi ojek daring kembali diluncurkan. Get Indonesia, muncul untuk memberikan pilihan masyarakat untuk pemesanan ojek online dan layanan lainnya.

Get Indonesia diresmikan pada 10 November 2018 lalu di Surabaya. Tak hanya menyediakan layanan ojek online saja, Get Indonesia menyediakan empat layanan pendukung lainnya. Ada Get Car, Get Bajaj, Get Send, Get Food, Get Bill, dan Get Send.

Toni Purniawan, Direktur PT GET Indonesia menyatakan jika Get Indonesia adalah produk asli Indonesia.

“Get Indonesia ini merupakan karya anak bangsa yang sebenarnya, semuanya ditangani warga Indonesia, tanpa campur tangan asing,” kata Toni, seperti apa yang dikutip dari Sindonews, Senin (18/02/2019).

Get Indonesia bekerjasama dengan PT Gamatechno Indonesia untuk membangun aplikasi ojek online ini. Bisa dikatakan ini adalah sebuah kerjasama partnership, di mana Gamatechno membangun software application-nya dan Get Indonesia menjalankan bisnisnya.

Menengok Sepak Terjang Get Indonesia

Terhitung sudah sekitar tiga bulan Get Indonesia beroperasi sejak diluncurkan pada November 2018 lalu. Sepak terjangnya sebagai aplikasi ojek online tentunya sudah bisa diukur.

Hingga berita ini dibuat, sudah lebih dari 30 ribu orang yang mengunduh aplikasi Get Indonesia di Playstore dan sekitar seribu ulasan pengguna Get Indonesia.

Get Indonesia memulai sepak terjangnya dengan 157 mitra agen di 57 kota yang ada di Indonesia. Hampir empat bulan semenjak diluncurkan. Get Indonesia berhasil merekrut 16.637 driver di seluruh Indonesia.

get indonesia, smart transportation, ojek online

Berkembangnya jumlah pengemudi Get Indonesia ini pasti bukan tanpa alasan. Dalam sebuah wawancara, Toni menjelaskan jika pengemudi Get Indonesia memiliki kemudahan dibanding menjadi pengemudi aplikasi ojek daring lainnya.

Pengemudi Get Indonesia bisa menggunakan aplikasi kapan saja pun bisa menolak penumpang tanpa takut disuspensi oleh pihak Get Indonesia. Peningkatan jumlah driver ini pun selaras dengan bertambahnya jumlah penumpang. Berdasarkan data yang dimiliki oleh Get Indonesia pada 2019, kini sudah lebih dari 30 ribu pengguna yang terdaftar dengan Get Indonesia.

Selain dari sisi pengemudi, Get Indonesia pun memberikan kemudahan bagi penumpang. Calon penumpang diperbolehkan untuk memilih siapa yang akan mengantarkannya nanti. Misalnya saja penumpang wanita yang ingin diantarkan oleh pengemudi wanita juga.

Pertumbuhan jumlah penumpang dan pengemudi di 57 kota tersebut membuat Get Indonesia semakin optimis untuk bersaing dengan aplikasi ojek daring lainnya. Rencananya, Get Indonesia dijadwalkan akan segera meluncurkan aplikasinya di Yogyakarta.

Peluncuran Get Indonesia ini pun disambut dengan baik oleh masyarakat Yogyakarta. Belum juga diresmikan, Get Indonesia sudah mendapatkan lebih dari 2000 pengemudi Get Bike pun Get Car di Yogyakarta.

Dengan pelebaran sayap di Yogyakarta ini, Get Indonesia semakin yakin bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen.

“Kami optimis bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, karena kami menghadirkan alternatif bukan menjadi pesaing dari aplikasi lain,” ujar Iwan Setiabudi, Direktur Utama PT Get Indonesia Persada, seperti apa yang dikutip dari Tribun Jogja.

Share Article