Gamatechno Tembus Pasar Regional Asia

Gamatechno Tembus Pasar Regional Asia

Gamatechno membuktikan bahwa produknya mampu bersaing dengan perusahaan lainnya di regional Asia. Hal ini sangat penting menjelang bergulirnya program Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai akhir tahun ini. Belum lama ini tim Gamatechno berhasil memasarkan sistem informasi manajemen perguruan tinggi kepada UMG College yang berlokasi di Yangoon, Myanmar. Melalui project ini, untuk pertama kalinya solusi Gamatechno akhirnya dipergunakan oleh perguruan tinggi di luar Indonesia.

U Thein Htay (Programme Director, UMG College) menyampaikan bahwa solusi yang dibawa Gamatechno mencakup end-to-end proses, mulai dari pendaftaran mahasiswa, perkuliahan, pembayaran, perpustakaan, pengelolaan sumber daya manusia (bagi pengajar dan staf administrasi), sampai dengan pendataan alumni. Berbagai solusi ini akan dimanfaatkan oleh UMG College di Myanmar sebagai nilai lebih bagi stakeholdernya. Sementara itu Erison Oktavian (CTO, UMG Co. Ltd.) menyatakan bahwa tentu saja pihaknya perlu mengantisipasi kemungkinan timbulnya kendala di setiap proyek implemetasi, seperti bahasa, kesiapan data, serta resource dari user.

Untuk mengimplementasikan sistem informasi ini, pihak Gamatechno bermitra dengan UMG Co. Ltd., konglomerasi bisnis asal Myanmar, melalui anak perusahaannya di bidang IT & Telco, yaitu Computrade Technology Myanmar. Sebagai informasi, UMG Co. Ltd. adalah grup perusaahan pimpinan H. Kiwi Aliwarga yang bergerak di berbagai bidang seperti distribusi, makanan, keuangan, hiburan, pertambangan, real estate, dan juga pendidikan.

Tim dari Gamatechno yang bertandang ke Myanmar, Alvonsius Albert Nainupu dan Dyah Fajar Nur Rohmah menyatakan bahwa project ini akan dilakukan dalam waktu tiga sampai empat bulan saja. Dalam project ini tim Gamatechno secara langsung akan bekerjasama dengan Project Manager dari UMG, Kyaw Swar Min dan Thaw Zin.

Perjalanan tim Gamatechno ke Myanmar juga sekaligus dalam rangka berpartisipasi sebagai peserta forum Indonesia Expo di Yangoon pada tanggal 21 – 22 November 2015 dengan dukungan penuh dari pihak Kedutaan Besar RI melalui konsulatnya, R. Sigit Witjaksono

Share Article