Gamatechno Lanjutkan Road Show eCampuz ke Raja Ampat

Gamatechno Lanjutkan Road Show eCampuz ke Raja Ampat

Gamatechno kembali melakukan roadshow eCampuz, setelah sebelumnya mengunjungi Bali dan Nusa Tenggara. Pada tanggal 15-16 Juli 2016, Gamatechno mengunjungi Raja Ampat atas permintaan Koordinator Kopertis XIV, Drs. Festus Simbiak M.Pd. Tim Gamatechno diwakili Direktur Utama Gamatechno, Muhammad Aditya AN dan I Gede Putu Rahman Desyanta, selaku Branch Manager.

Dalam kesempatan ini, Gamatechno memperkenalkan eCampuz di Rapat Kerja Daerah Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Rakerda Kopertis) XIV Papua dan Papua Barat. Rakerda ini dihadiri oleh ketua Yayasan dan pimpinan Perguruan Tinggi di Papua dan Papua Barat. Rakerda dibuka oleh Gubernur Papua Barat yang diwakilkan oleh Sekda dan Bupati Kabupaten Raja Ampat.

Kopertis XIV yang mengkoordinasikan 60 kampus di wilayah Papua dan Papua Barat ini mengalami permasalahan serupa dengan sebagian besar kampus di Indonesia. Minimnya dana, Sumber Daya Manusia (SDM), dan fasilitas menjadikan mereka sulit mengembangkan sistem akademik di Perguruan Tinggi. Hal ini berimbas pada terhambatnya proses pelaporan ke PD DIKTI. Keadaan mahasiswa yang sebagian besar berada di pedalaman dan pegunungan juga menjadi salah satu sebab tidak teraturnya pengelolaan KRS di kampus-kampus.

Koordinator Kopertis wilayah VIII, Prof. Dasi Astawa membenarkan kesulitan yang dialami sejumlah PTS tersebut. “Semua Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia sebagian besar minim akan DOA. Doa ini adalah D, Duit; O, Orang; dan A, Alat,” ungkapnya.

Solusi eCampuz yang dibawa Gamatechno diharapkan dapat membantu setiap Perguruan Tinggi di wilayah Papua. Gamatechno mengembangkan eCampuz (perangkat lunak Academic Management System berbasis cloud) untuk menjawab kebutuhan kampus yang ingin memiliki sistem pengelolaan kampus yang lengkap namun dengan investasi yang terjangkau. Dengan adanya eCampuz, Perguruan Tinggi tidak perlu lagi melakukan instalasi sistem, tidak perlu berinvestasi pada infrastruktur dan biaya perawatan server karena semua sudah menjadi layanan yang diberikan oleh Gamatechno.  Mahasiswapun akan dimudahkan untuk mendapatkan informasi seputar kampus dan untuk mengurus segala kepentingan yang berhubungan dengan kuliah.

Dengan skema cloud computing, setiap kampus hanya membutuhkan jaringan internet untuk menggunakan eCampuz. Hal ini tentu menjadi poin penting untuk pihak kampus di wilayah Papua dan Papua Barat. Pihak kampus mengungkapkan bahwa sekarang ini para mahasiswa yang tinggal di pedalaman dan pegunungan sudah dapat mengakses internet dengan lancar, walaupun hanya lewat handphone.

Gamatechno telah mengembangkan lebih dari 90 sistem akademik di penjuru Indonesia sejak 2005. Mengelola sistem akademik di wilayah Papua bukanlah pengalaman pertama yang dimiliki oleh Gamatechno. Gamatechno telah sukses mengimplementasikan sistem manajemen perguruan tinggi di Universitas Papua (UNIPA), Manokwari.

Share Article