Gamatechno Hadir di CeBIT, Germany

Gamatechno Hadir di CeBIT, Germany

Gamatechno kembali dipercaya oleh Kementrian Perindustrian RI, KBRI Brussels, KBRI Den Haag, KBRI London dan KJRI Hamburg untuk menjadi salah satu dari 15 pelaku usaha sektor IT Indonesia yang muncul sebagai exhibitor pameran CeBIT di Jerman tanggal 10-14 Maret lalu. Adapun ke-14 pelaku industri IT Indonesia lainnya ialah Abyor International, Bandung Techno Park, Bataviasoft, GITS Indonesia, Integrasia Utama, Komuri Indonesia, Masvent Technosoft, Microelectronics Center Institut Teknologi Bandung, Newbee, Obor Technology International, Qwords Company International, Sangkuriang Internasional, Solusi 247, dan Walden Global Services. Tahun ini merupakan kali kedua Gamatechno hadir di CeBIT.

Pameran ICT tahunan terbesar di dunia yang diselenggarakan di Hannover – Jerman, tahun ini diikuti oleh 3400 exhibitors dari 70 negara dan dengan jumlah pengunjung jauh lebih ramai dibandingkan tahun lalu, yakni lebih dari 300 ribu orang. Dalam acara ini dipamerkan beragam teknologi IT baik software, hardware, infrastruktur hingga teknologi termutakhir. Selain membuka booth dan memamerkan produk, Gamatechno diberi kesempatan menjadi salah satu perwakilan dari Indonesia yang memberikan presentasi di acara Match Making – Business Gathering di salah satu International Business Area pameran CeBIT. Direktur Utama Gamatechno, Muhammad Aditya dalam presentasinya menyampaikan beragam informasi terkait perkembangan IT di Indonesia dan produk apa saja yang telah dibuat pelaku bisnis IT Indonesia, mulai dari web development, transportasi, hardware, riset dan sebagainya.

Gamatechno berhasil menyedot banyak perhatian pengunjung ke booth yang mengambil tema “We Provide Smart City Solution”. Banyak pengunjung yang penasaran dan bertanya lebih jauh tentang Smart City Solution yang ditawarkan oleh Gamatechno. Selain itu, beberapa pengunjung juga melakukan pendekatan dan komunikasi lebih lanjut. Definisi Smart City Solution Gamatechno sendiri adalah solusi-solusi teknologi informasi untuk segmen higher education, government, lifestyle dan transportation yang mampu memberikan pelayanan lebih baik bagi kehidupan masyarakat sehari-hari, hingga mencapai benefit kehidupan yang less paper, less time, less cash dan less complexity.

Share Article