Gamatechno Berbagi Solusi Cloud Computing Dengan Perguruan Tinggi Jogja-Jateng

Gamatechno Berbagi Solusi Cloud Computing Dengan Perguruan Tinggi Jogja-Jateng

Sistem informasi akademik menjadi salah satu standar untuk menunjukkan komitmen terhadap kapasitas dan efektivitas Perguruan Tinggi. Dengan adanya sistem informasi, banyak hal menjadi lebih mudah, efektif, dan optimal seperti penanganan administrasi mahasiswa baru, pelaksanaan perkuliahan, dan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM). Selain itu, sistem informasi juga menjadi aspek utama Perguruan Tinggi untuk melakukan pelaporan ke forlap PD DIKTI (Pangkalan Data Pendidikan Tinggi). Berdasarkan data forlap Dikti tahun 2016, data Perguruan Tinggi di D.I. Yogyakarta sejumlah 138 kampus dengan didominasi oleh 57 Sekolah Tinggi.

Berbicara mengenai ekosistem Perguruan Tinggi dengan banyaknya mahasiswa dan data transaksi akademik yang ada maka, sistem informasi mutlak diperlukan untuk menunjang pengelolaannya. Investasi besar yang dibutuhkan untuk menyediakan sistem ini tentu saja bukan hal yang mudah bagi sebagian kampus.

Saat ini hadir teknologi komputer berbasis sistem cloud yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola dan menyimpan data pengguna. Dengan adanya sistem informasi akademik yang terintegrasi dengan cloud, Perguruan Tinggi tidak perlu melakukan pengadaan server. Teknologi cloud sendiri telah berkembang pesat di Indonesia. Menurut riset International Data Corporation (IDC) pada Mei 2016, adopsi cloud di Indonesia diperkirakan akan tumbuh dengan kisaran 22%-36% setiap tahunnya.

Pada Kamis, 2 Juni 2016, lebih dari 23 Perguruan Tinggi Yogyakarta dan Jawa Tengah hadir dalam gelaran ke-7 sharing session yang diadakan Gamatechno di Direktorat Sistem dan Sumber Daya Informasi Universitas Gadjah Mada (DSSDI UGM). Forum ini digelar untuk mengupas pemanfaatan teknologi cloud computing dan kaitannya dengan pelaporan PD DIKTI untuk tata kelola Perguruan Tinggi yang lebih efisien.

“Kami mengapresiasi Gamatechno karena sudah mengadakan acara sharing session dan mengundang Perguruan Tinggi di Kopertis V. Saat ini, acara semacam ini sangat diperlukan mengingat masih banyak sekali Perguruan Tinggi yang belum memahami dan sangat membutuhkan informasi tentang cloud computing,” kata Sukarsono Windu, Kasubag Lemkerma Kopertis V.

Sebagai pembicara, Agung Ariansyah, S.Kom (Kasubdit Infrastruktur dan Keamanan DSSDI UGM) dan Muhammad Robiul Akhirin, S.Kom (Ketua Tim Pengembangan gtFeeder Gamatechno) berbagi solusi tentang pemanfaatan teknologi cloud computing dan dukungan solusi untuk kemudahan pelaporan Forlap PD DIKTI kepada peserta. Lebih dalam lagi, sharing session ini juga membahas keamanan data, kemudahan penggunaan, dan tentu saja biaya yang terjangkau dengan cloud computing.

Wujud dari dukungan untuk kemajuan dunia pendidikan tinggi Indonesia, Gamatechno mengembangkan eCampuz untuk kebutuhan kampus-kampus yang ingin memiliki sistem pengelolaan kampus yang lengkap namun dengan investasi yang terjangkau. eCampuz merupakan perangkat lunak Academic Management System berbasis cloud. Seluruh peserta yang hadir dalam sharing session ini mendapatkan aplikasi integrator data untuk pelaporan PD DIKTI (gtFeeder) dan free trial eCampuz selama 3 bulan. Kedepan forum semacam ini akan terus digiatkan Gamatechno sebagai ajang berbagi informasi untuk komunitas kampus.

Share Article