Sambangi Ujung Timur Indonesia, Gamatechno Siap Dukung Perguruan Tinggi di Papua Dengan eCampuz

Sambangi Ujung Timur Indonesia, Gamatechno Siap Dukung Perguruan Tinggi di Papua Dengan eCampuz

Memasuki usia 11 tahun, Gamatechno kian gencar mengembangkan berbagai solusi smart city untuk Indonesia. Salah satu hal besar yang dilakukan adalah dengan mengadakan rangkaian roadshow eCampuz. eCampuz merupakan perangkat lunak Academic Management System berbasis cloud yang dapat menjawab kebutuhan kampus yang ingin memiliki sistem pengelolaan kampus yang lengkap namun dengan investasi terjangkau.

Dalam rangkaian roadshow ini, Gamatechno mengunjungi beberapa wilayah di Indonesia bagian timur. Branch Manager Gamatechno, I Gede Putu Rahman Desyanta, merupakan bagian dari tim Gamatechno yang turut serta di roadshow eCampuz tersebut. Pada kesempatan kali ini, kita akan berbincang langsung dengan I Gede Putu Rahman Desyanta atau yang akrab disapa Anta.

Beberapa waktu lalu tim Gamatechno sempat melakukan beberapa roadshow eCampuz, mulai dari Bali, Nusa Tenggara, Raja Ampat, dan Lombok. Kalau boleh tahu, apa tujuan dari rangkaian roadshow ini?
Tujuan dari roadshow ini untuk memperkenalkan sistem informasi berbasis cloud guna membantu kampus dalam mengelola manajemennya. Mengingat saat ini banyak sekali kampus yang memerlukan sistem informasi yang terintegrasi. Sementara untuk mewujudkannya memerlukan sumber daya manusia, capital, dan waktu yang tidak sedikit, serta tidak semua kampus memiliki privilege seperti ini. Hal ini dialami dan jadi masalah sebagian besar kampus di Indonesia.

Mengapa Gamatechno memilih Papua sebagai salah satu wilayah sasaran roadshow?
Lebih tepatnya mungkin kenapa mulai di Indonesia bagian timur dan tengah, ya. Dalam pengembangan sistem informasi sebenarnya tidak ada pembedaan antara timur, barat maupun tengah, semuanya memiliki permasalahan yang sama. Kopertis XIV mengundang Gamatechno karena pengalaman kami di kopertis VIII yang berhasil membantu banyak kampus untuk memiliki sistem informasi yang terintegrasi dengan harga yang terjangkau. Melihat nature dari kopertis XIV dan VIII yang bisa dibilang mirip, maka Koordinator kopertis XIV, Drs. Festus Simbiak M.Pd., mengundang kami untuk memaparkan eCampuz di Raja Ampat.

Apa saja permasalahan yang ditemui pihak kampus di wilayah yang sudah Gamatechno kunjungi?
Permasalahan yang dihadapi oleh kampus-kampus yang kami kunjungi sebagian besar adalah ketidaktersediaan sumber daya manusia (dalam hal ini IT), keterbatasan dana, dan permasalahan pelaporan. Di Papua, telatnya pelaporan lebih dikarenakan tidak adanya media bagi kampus untuk mempermudah mahasiswa dalam melakukan heregistrasi.

ITCC STIKOM Bali


Apa solusi yang ditawarkan oleh Gamatechno untuk permasalahan tersebut?

eCampuz menjadi solusi yang ditawarkan oleh Gamatechno untuk kampus-kampus di sana. Dari hasil roadshow yang dilakukan, banyak sekali kampus di Papua dan Indonesia bagian timur yang ingin mencoba menerapkan eCampuz.  eCampuz yang terintegrasi dengan Feeder DIKTI dan dengan semua sistem manajemen kampus, serta kesiapan infrastruktur yang dimiliki oleh Gamatechno sehingga kampus tidak perlu lagi investasi besar, menjadi daya pikat tersendiri bagi kampus. Pihak kampus merasa akan sangat terbantu dengan adanya solusi yang ditawarkan oleh Gamatechno ini.

Keuntungan apa saja yang didapatkan kampus bila menggunakan eCampuz?
Keuntungan yang pertama adalah tata kelola. Pengalaman Gamatechno selama 11 tahun ini, dituangkan dalam aplikasi berbasis cloud, dengan demikian kampus tidak hanya punya sistem tapi mereka punya konsultan IT yang siap membantu kapanpun, tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.

Kedua adalah tambahan tenaga IT. Kampus tidak perlu menyediakan tim IT yang komplit karena kami telah memiliki sumber daya lebih dari 100 orang dan siap membantu kampus menjadi puskom tambahan mereka. Kampus juga tidak perlu repot research, analisis, dan mengembangkan aplikasi karena semua sudah menjadi tugas kami. Hal ini akan memberikan jaminan kampus berjalan dengan baik.
Ketiga, pelaporan yang lancar. Dengan eCampuz, kampus bisa lebih mudah dalam melakukan pelaporan, tidak perlu lagi menunggu sampai berminggu-minggu untuk membangun laporan dan melaporkannya ke DIKTI.
Keempatbranding kampus bisa didongkrak dengan mCampus dan digital kampus.

Kira-kira, wilayah mana lagi yang akan menjadi sasaran roadshow eCampuz selanjutnya?
Semangat kami ingin membantu kampus-kampus di Indonesia. Harapan kami bisa masuk ke semua wilayah kopertis di Indonesia dan membantu kampus yang memang memiliki permasalahan yang sama.

Harapan dari Pak Anta untuk roadshow eCampuz ke depannya?
Roadshow ini membuka jalan dan membantu kami mengenal kampus lebih dalam lagi. Dalam roadshow ini, kami menemukan banyak permasalahan yang dihadapi kampus. Ini menjadi kesempatan yang luar biasa saat dapat berdiskusi dengan kampus-kampus tersebut dan terus bekerja mengembangkan aplikasi.

Sebelum saya akhiri interview ini, adakah pengalaman seru saat roadshow eCampuz?
Wah kalau pengalaman seru banyak sekali, saya senang sekali melihat semangat teman-teman di wilayah timur, mereka sangat semangat untuk membangun kampusnya, keterbukaan mereka juga menjadi pelajaran yang luar biasa. Selain itu, keindahan Indonesia timur memang top markotop, perjalanan ini membuka mata saya bahwa Indonesia sangatlah besar dan masih banyak pekerjaan Gamatechno ke depan untuk membantu perguruan tinggi.  Apa yang kita lakukan 11 tahun ini belumlah cukup untuk meraih visi kita guna membantu semua perguruan tinggi. Banyak hal lain di daerah yang bisa kita pelajari dan kembangkan sebagai tambahan dalam membantu kampus. We need keep going forward and fast.

Demikian interview singkat mengenai serangkaian roadshow eCampuz di wilayah Indonesia bagian timur dengan I Gede Putu Rahman Desyanta. Simak terus kanal-kanal Gamatechno untuk informasi dan update berita terbaru seputar Gamatechno.

Share Article