Dukung Manggarai Barat Wujudkan Smart City, Gamatechno Kenalkan Smart Tourism

Dukung Manggarai Barat Wujudkan Smart City, Gamatechno Kenalkan Smart Tourism

Belakangan ini, Manggarai Barat terdengar tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Timur ini memang dikenal memiliki objek wisata yang menakjubkan seperti Labuan Bajo, Pulau Komodo, Pink Beach, dan masih banyak lagi. Labuan Bajo merupakan pusat pariwisata di Flores yang paling ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Hal ini dikarenakan selain menjadi salah satu destinasi wisata, juga karena dapat dijadikan titik singgah bagi wisatawan yang ingin mengunjungi tempat wisata lain misalnya Pulau Komodo. Wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo pun tak hanya wisatawan domestik saja, namun juga dari mancanegara.

Hal ini senada dengan ungkapan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu. Marius mengatakan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo, Manggarai Barat selama 2016 mencapai 82.000 orang.

“Hingga Desember 2016, jumlah kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo tercatat mencapai 82.000 orang, baik domestik maupun asing,” terangnya.

Dengan adanya pertumbuhan wisatawan yang begitu pesat, Gamatechno turut mendukung Kabupaten Manggarai Barat dalam membangun konsep smart city. Sebagai langkah awal, Gamatechno memperkenalkan konsep pengembangan smart tourism pada Februari 2017 lalu di kantor Bupati Manggarai Barat. Dalam kesempatan ini, Rahman Desyanta (Manager Business Development Gamatechno) memberikan paparan mengenai konsep smart tourism. Turut hadir dalam acara, pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan sejumlah staf Lingkup Pemda Manggarai Barat. Dalam paparannya, Rahman Desyanta menjelaskan bahwa smart tourism merupakan inovasi teknologi yang bisa dikembangkan di Labuan Bajo dengan konsep dari perencanaan, pengembangan insfrastruktur, pengembangan SDM, aplikasi, dan promosi tempat wisata.

“Aplikasi yang akan dikembangkan di antaranya perizinan online, portal pariwisata, portal potensi daerah, aplikasi persuratan dan arsip, serta dashboard executive. Khusus untuk portal pariwisata, dapat menggunakan mCity yang telah lama Gamatechno kembangkan,” jelas Rahman Desyanta.

mCity merupakan aplikasi yang dapat memberikan panduan wisata suatu kota secara lengkap, aktual, serta mudah diakses kapan pun dan dimana pun. Dikembangkannya mCity bertujuan untuk memfasilitasi kebutuhan kota-kota di Indonesia akan promosi dan panduan wisata daerah mereka masing-masing. Adanya mCity diharapkan dapat meningkatkan efektifitas promosi pariwisata, meningkatkan PAD daerah, serta membangun kredibilitas daerah kepariwisataan.

Sedangkan untuk aplikasi perizinan, akan diterapkan e-Perizinan yang dapat memudahkan proses layanan perizinan menjadi lebih jelas, cepat, dan mudah. e-Perizinan yang dikembangkan Gamatechno telah digunakan di BPMPPT Sleman, Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Kab. Bangka Barat, Badan Penanaman Modal dan Perijinan Daerah Kab. Tabanan, Badan Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Tasikmalaya, KPPTSP Bangka Barat, dan KPDE Jambi.

Menanggapi solusi smart tourism yang dibawa Gamatechno, Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula menjelaskan bahwa inovasi teknologi smart tourism tersebut akan sangat membantu dan memudahkan pengelolaan pemerintahan Manggarai Barat, sehingga bisa menjadi lebih efektif dan efisien. Lebih lanjut, Agustinus mengungkapkan harapannya agar konsep smart tourism dapat segera diimplementasikan di Manggarai Barat.

Share Article