fbpx

PT Rachmat Perdana Adhimetal, Screening & Monitoring Kondisi Kesehatan 300 Karyawan Pabriknya Gunakan Cared+

PT Rachmat Perdana Adhimetal, Screening & Monitoring Kondisi Kesehatan 300 Karyawan Pabriknya Gunakan Cared+

PT Rachmat Perdana Adhimetal implementasikan Cared+

PT Rachmat Perdana Adhimetal merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi elemen pendukung sparepart kendaraan bermotor. Memiliki dua kantor yang berlokasi di Cikarang dan Jakarta, Rachmat Perdana Adhimetal telah memiliki 300 lebih karyawan hingga saat ini.

Di tengah pandemi, Rachmat Perdana Adhimetal berusaha untuk tetap menjaga produktivitasnya. Menerapkan protokol kesehatan kepada semua orang tanpa terkecuali. Pengisian form kondisi kesehatan telah dilakukan untuk kebutuhan monitoring kondisi kesehatan karyawan dan pengunjung. Hanya saja langkah ini dirasa kurang efektif karena memakan banyak waktu. Selain itu data hasil screening kondisi kesehatan yang tidak tersimpan dengan baik sehingga langkah pencegahan yang dinilai kurang maksimal.

PT Rachmat Perdana Adhimetal dan Gamatechno mendiskusikan implementasi Cared+

Dari sinilah Rachmat Perdana Adhimetal memutuskan untuk mengimplementasikan aplikasi visitor management Cared+ Desember 2020 lalu. Dengan aplikasi ini, screening kondisi kesehatan menjadi lebih efektif. Data hasil screening pun tersimpan secara sistematis dan bisa diakses secara real time. Pengelola bisnis ataupun Human Resource (HR) bisa memantau kondisi kesehatan secara real time dan melakukan pencegahan secepat mungkin jika karyawan atau pengunjung menunjukkan gejala kurang sehat.

Screening kondisi kesehatan menggunakan Cared+ ini tidak hanya berlaku untuk karyawan, namun juga untuk tamu. Bagi karyawan diwajibkan untuk mengunduh aplikasi serta mengisi form yang sudah tersedia. Data di form wajib diperbarui satu minggu sekali. Sedangkan untuk tamu, mereka bisa memindai barcode yang tersedia di front office, lalu mengisi form yang ada.

Dengan adanya implementasi Cared+ ini diharapkan rantai penularan Covid-19 bisa diputus, protokol kesehatan juga tetap bisa dilaksanakan, serta produktivitas bisnis tetap berjalan.

Share Article

WeCreativez WhatsApp Support
Kontak kami melalui WhatsApp
Hi, ada yang bisa kami bantu