fbpx

Elaborasi Layanan dan Acuan Pengambil Kebijakan Pemkot dengan Solo Destination

Elaborasi Layanan dan Acuan Pengambil Kebijakan Pemkot dengan Solo Destination

Aplikasi layanan masyarakat Kota Surakarta, Solo Destination.

Saat ini, sejumlah daerah tengah berbondong-bondong untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan bertransformasi menjadi smart city. Bandung, Magelang, Yogyakarta, dan tak terkecuali Surakarta sudah mulai sadar pentingnya berbernah dalam menyediakan pelayanan kepada masyarakat.

Guna mendukung terciptanya pelayanan yang prima dan menyeluruh, Pemerintah Kota Surakarta menggunakan aplikasi layanan masyarakat yang bernama Solo Destination. Taufan Redina, Kepala Seksi Infrastruktur Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) menjelaskan jika Solo Destination diciptakan untuk mengakomodasi semua kebutuhan.

“Karena kebutuhan masyarakat ingin mengetahui kondisi kotanya secara cepat dan lewat smartphone, baik layanan pun kondisi pemerintahan, kemudian pemerintah kota juga ingin mengetahui sejauh mana kinerja birokrasi secara cepat dalam satu genggaman,” ujarnya.

Jadi bisa diketahui jika aplikasi Solo Destination merupakan bukti keseriusan Pemkot Surakarta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam segi pelayanan sendiri, Solo Destination telah mengintegrasikan semua organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Kota Surakarta.

Selain untuk efisiensi pelayanan, integrasi antar OPD ini pun memberikan manfaat lain bagi pemegang kepentingan di mana itu Wali Kota. Wali Kota Surakarta bisa melakukan monitoring secara langsung progres pekerjaan yang sedang dilakukan tiap OPD, serta menjadi bahan dalam mengambil kebijakan lebih cepat dari sebelumnya.

Solo Destination sendiri sudah mulai dikembangkan sejak tahun 2014. Hampir enam tahun diimplementasikan, Taufan mengaku masyarakat Kota Surakarta dimudahkan dengan adanya fitur e-pajak di Solo Destination.

Taufan Redina memberikan penjelasan penggunaan aplikasi Solo Destination di kalangan masyarakat dan pemerintahan.

“Masyarakat bisa memantau tagihan pajaknya, mengetahui cara pembayaran secara online, serta melihat progres pembayaran pajak dalam satu aplikasi. Hal ini sangat membantu, terutama untuk para pengusaha besar di Kota Surakarta,” jelasnya.

Selain e-pajak yang memang diperuntukkan bagi masyarakat Kota Surakarta sendiri, Solo Destination juga menyediakan rekomendasi wisata dan kuliner di Kota Surakarta. Fitur ini dinilai berguna dan membantu bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Kota Surakarta.

Antusiasme dari masyarakat sendiri membuat Pemkot Surakarta berniat untuk terus mengembangkan aplikasi ini. Ada beberapa rencana pengembangan yang diungkapkan oleh Taufan. Di mana salah satunya adalah untuk mengintegrasikan semua layanan yang ada.

“Kedepannya, kami harap semua proses pelayanan sekaligus pembayaran retribusi bisa dilakukan di Solo Destination,” katanya.

Maka dari itu pihak Diskominfo SP Kota Surakarta sendiri meminta kerja sama dari Gamatechno selaku pihak pengembang aplikasi untuk terus mengembangkan aplikasi ini. Apalagi dengan melihat tim yang kompeten dalam bekerja sama selama lima tahun ini.

Pihak Diskominfo SP Kota Surakarta sendiri berharap aplikasi Solo Destination ini bisa membantu masyarakat dalam segi pelayanan. 

“Kedepannya, masyarakat Kota Surakarta berharap aplikasi ini menjadi lebih komprehensif dan bisa digunakan secara lebih masif,” pungkasnya.

Share Article