Dishub Kota Bandung Luncurkan Bandung Smart Passenger

Gamatechno, Bandung Smart Passenger, Dishub Kota Bandung

 

Peluncuran aplikasi Bandung Smart Passenger, pada Selasa (17/9/2019)

 

Dinas Perhubungan Kota Bandung baru saja luncurkan aplikasi Bandung Smart Passenger, Selasa (17/9/2019). VP Government Solutions Gamatechno, Taufik Suryawan Edyna dan tim ikut menghadiri acara tersebut. 

 

Bandung Smart Passenger merupakan bentuk usaha Dishub Kota Bandung untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Aplikasi ini akan membantu pengguna Trans Metro Bandung (TMB) untuk mengetahui lokasi halte dan jadwal keberangkatan bus.

 

"Adanya aplikasi ini, masyarakat bisa menentukan waktu yang efektif untuk datang ke shelter tanpa harus menunggu lebih lama lagi," ujar Kepala Dishub Kota Bandung, Ricky EM pada saat peluncuran aplikasi, dikutip dari Tribun Jabar.

 

Bandung Smart Passenger menyajikan enam fitur unggulan di dalamnya.

 

"Ada monitoring bus, informasi terdekat, informasi kedatangan,, informasi trayek, dan feedback," jelas Anwar Hidayat, developer aplikasi.

 

Tak hanya untuk melacak keberadaan Trans Metro Bandung saja. Namun, Bandung Smart Passenger juga bisa dipergunakan untuk melacak keberadaan bus sekolah dan bus khusus difabel.

 

Gamatechno, Bandung Smart Passenger, Dishub Kota Bandung

 

Tampilan aplikasi Bandung Smart Passenger.

 

Untuk saat ini, Bandung Smart Passenger sudah dapat digunakan di empat koridor TMB di Kota Bandung. Mulai dari koridor 1 untuk jurusan Elang-Cibiru, Koridor 2 untuk jurusan Cicaheum-Cibereum, Koridor 3 untuk Cicaheum-Sarijadi, dan Koridor 4 untuk Terminal Antapani-Terminal Lauwipanjang.

 

Kedepan, Bandung Smart Passenger akan terus melakukan pengembangan. Saat ini Gamatechno tengah menyusun perencanaan untuk pengembangan aplikasi ke depannya.

 

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap dengan adanya akselerasi layanan transportasi akan membuat masyarakat tergugah untuk menggunakan transportasi umum.

 

"Jika masyarakat Bandung beralih ke transportasi umum akan berdampak baik kepada lingkungan. Selain mengurangi kemacetan, penggunaan transportasi umum akan mengurangi polusi udara juga," pungkasnya, dikutip dari RRI.