Terapkan SPBE dengan Baik, 18 Instansi Pemerintah Raih Penghargaan dari Kementerian PANRB

Gamatechno,Smart City Solution,Kementerian PANRB

 

Wakil Presiden Jusuf Kalla serahkan penghargaan kepada 16 instansi pemerintah peraih penerapan SPBE terbaik, Kamis (28/03/2019) di Hotel Bidakara, Jakarta.

 

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) baru saja memberikan penghargaan kepada instansi pemerintahan yang menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan baik, pada Kamis (28/03/2019), di Hotel Bidakara, Jakarta.

 

Kementerian PANRB melakukan evaluasi penerapan SPBE kepada seluruh instansi pemerintahan dengan sejumlah indikator yang sudah ditetapkan.

 

Evaluasi penerapan SPBE ini dimulai dengan turunnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 tahun 2018 tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik. Dalam Perpres tersebut, tertulis jika penerapan SPBE guna mendukung pembangunan aparatur negara yang berdaya saing global. Harapannya, pada tahun 2025, pemerintah sudah melaksanakan penerapan SPBE dengan baik.

 

Guna menindaklanjuti Perpres Nomor 95 tahun 2018 tersebut, Kementerian PANRB memulai evaluasi penerapan SPBE sejak 2018 lalu. Melansir dari kanal resmi Kementerian PANRB, ada 6161 kementerian, lembaga, Polri, dan pemerintah daerah yang dievaluasi.

 

Tahap Penilaian

 

Dalam melaksanakan evaluasi SPBE, Kementerian PANRB memiliki empat tahap yang harus dilalui yakni, tahap sosialisasi di mana pemerintah memberikan pengumuman jika akan ada evaluasi SPBE. Tahap berikutnya adalah evaluasi mandiri, di mana evaluator internal instansi pemerintah melaksanakan evaluasi mandiri dengan menjawab pertanyaan, memberi tanggapan, dan memberikan sejumlah bukti pendukung.

 

Tidak berhenti di tahap evaluasi mandiri, berikutnya ada evaluasi dokumen di mana evaluator eksternal melakukan penilaian terhadap jawaban yang diberikan oleh evaluator internal instansi pemerintah. Tahap berikutnya akan dilakukan wawancara, di mana dalam tahap ini akan ada klarifikasi atas semua jawaban dan bukti-bukti yang sudah diberikan sebelumnya. Tahap terakhir, akan ada observasi langsung yang berguna untuk validasi atas data yang sudah diberikan sebelumnya.

 

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PANRB tak melakukan evaluasi SPBE sendirian. Dalam prosesnya, Kementerian PANRB dibantu oleh lima perguruan tinggi di Indonesia yakni, Universitas Gadjah Mada, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Universitas Telkom, dan Universitas Gunadharma.

 

Hasil Evaluasi

 

Seperti apa yang dikutip dari kanal resmi Kementerian PANRB, Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Rini Widyantini mengungkapkan jika evaluasi ini dilakukan bukan untuk mencari yang terbaik. Evaluasi ini dilakukan semata-mata untuk melihat penerapan SPBE yang sudah dianjurkan lewat Perpres.

 

Dalam data yang dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian PANRB, ada 82 instansi yang mendapatkan predikat sangat baik dari tim panelis. Data ini ke depannya akan dibuat acuan untuk membuat peraturan yang berkaitan dengan implementasi SPBE.

 

Setelah mendapatkan hasil evaluasi, Kementerian PANRB pun memberikan penghargaan kepada 18 instansi pemerintah yang dinilai berhasil dalam menerapkan SPBE, yakni:

 

Kementerian

1. Kementerian Keuangan

2. Kementerian Pariwisata

3. Kementerian PUPR

 

LPNK

4. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN)

5. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

6. Badan Pusat Statistik (BPS)

 

Lembaga lainnya

7. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

8. Mabes Polri

9. Polda Jabar

 

Provinsi

10. Jawa Tengah

11. Daerah Istimewa Yogyakarta

12. Jawa Barat

 

Kabupaten

13. Banyuwangi (Jawa Timur)

14. Batang (Jawa Tengah)

15. Pandeglang (Banten)

 

Kota

16. Surabaya (Jawa Timur)

17. Semarang (Jawa Tengah)

18. Tangerang Selatan (Banten)

 

 

Penerapan Smart City Solution Gamatechno di Provinsi Jawa Tengah.

 

PT Gamatechno sebagai perusahaan penyedia solusi Smart City memiliki banyak line up produk dan solusi khususnya bagi pemerintah. Mulai dari jasa konsultasi penyusunan masterplan dan blueprint tata kelola TIK pemerintah, sistem informasi untuk pemerintah diantaranya; sistem informasi perizinan satu pintu, sistem informasi kepegawaian, sistem informasi manajemen unit layanan pengadaan, portal informasi dan pelayanan publik mCity, integrasi data hingga dashboard government.

D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah menjadi salah satu portfolio implementasi sistem dan dukungan Gamatechno untuk solusi teknologi informasi di sektor pemerintahan. Kedepan, Gamatechno akan terus konsisten menjadi partner bagi pemerintah daerah maupun instansi untuk membantu mereka mengoptimalisasi SPBE untuk meningkatkan performa pemerintah dan pelayanan publik yang lebih baik.