Gamatechno Antarkan Kabupaten Pati Masuk dalam 10 besar Inovasi Pelayanan Publik Terbaik

 

 

 

 

penghargaan inovasi pelayan publik

 

 

Sistem Informasi Manajemen Unit Layanan Pengadaan (SIM ULP) Kabupaten Pati TOP (Transparan, Objektif, Pelayanan Prima) masuk dalam 10 besar inovasi pelayanan publik terbaik tingkat Jawa Tengah. Bersama 9 nominator  lainya Kabupaten Pati menerima penghargaan langsung dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, pada 18 Agustus 2018 lalu dalam acara Pesta Rakyat Jawa Tengah 2018 di Taman Sriwedari, Pemalang, Jawa Tengah.

 

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah termasuk dalam zona hijau atau baik, namun mereka tidak lantas berpuas diri. Seluruh jajaran pemprov terus berupaya memperbaiki kualitas pelayanan publik yang mudah, murah dan cepat. Dari hal tersebut muncul ide inisiatif untuk mengadakan kompetisi pelayanan publik

.

 SIM ULP Pati bersaing dengan 229 inovasi lain yang berasal dari berbagai kabupaten di Jawa Tengah. Setelah dilakukan seleksi administrasi , terjaring 170 inovasi pelayanan publik yang dinyatakan lolos hingga akhirnya dipilih 20 besar. Pada tahap akhir dilakukan seleksi presentasi, wawancara dan verifikasi lapangan sehingga terpilih 10 besar terbaik.

 

Aplikasi ini merupakan hasil dari kerjasama Gamatechno dengan Kabupaten Pati sejak tahun 2017. SIM ULP ditujukan untuk membantu pengelolaan administrasi pengadaan mulai dari proses permintaan paket lelang, persetujuan paket oleh ULP, penetapan POKJA, kaji ulang, evaluasi penawaran, penyusunan BAHP (Berita Acara Hasil Pelelangan), laporan hasil lelang POKJA kepada ULP sampai dengan proses penyampaian hasil lelang dari ULP dari PPK. Seluruh proses diakhir dengan penerbitan SPPBJ (Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa) oleh PPK kepada Penyedia Barang dan Jasa.

Dengan SIM ULP penyelenggaraan proses pengadaan dapat dilakukan secara transparan, paperless dan lebih cepat dibandingkan pengajuan secara manual. Aplikasi ini juga memiliki kelebihan diantaranya, terdapat notifikasi sms kepada pengguna, beberapa proses dapat menggunakan tanda tangan digital dan terintegrasi dengan SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik)  pada LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik).

Setelah masuk dalam nominasi 10 besar terbaik, Kab. Pati mempunyai peluang untuk mewakili provinsi Jawa Tengah dalam kompetisi pelayanan publik yang akan diselenggarakan oleh Kemenpan (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi).