Wujudkan Smart City Kawasan Priangan Timur Melalui Sharing Session Smart Government Gamatechno

SS Pangandaran 2

 

Bagaimana gambaran kota impian dalam benak Anda? Apakah kota dengan layanan publik yang optimal? Atau mungkin kota yang punya sejuta destinasi pariwisata?
Gambaran-gambaran inilah yang memunculkan wacana smart city. Kira-kira, apa sih yang disebut smart city dan bagaimana upaya pemerintah mewujudkannya?

Sebagai salah satu bentuk upaya membangun smart city, pada 28 Agustus 2018, Gamatechno adakan Smart Government Sharing Session dengan mengangkat tema "Strategi Mewujudkan Smart(er) Government" dengan topik khusus terkait integrasi data dan branding pariwisata daerah. Acara ini diselenggarakan di Horison Palma Pangandaran, Jawa Barat pada pukul 08.30-13.00 WIB.

Sharing session ini diisi oleh Taufik Suryawan Edyna (Praktisi TI Smart Government PT Gamatechno Indonesia) dan dihadiri oleh beberapa instansi pemerintahan yang berada di Kawasan Priangan Timur, antara lain Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Bappeda Kota Sukabumi, Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya, Bappeda Kabupaten Bandung, Diskominfo Kabupaten Bogor, Bappeda Kota Banjar, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Diskominfo Kabupaten Pangandaran dan Dinas Pariwisata Kabupaten Majalengka. Sharing session kali ini banyak membahas bagaimana strategi untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih cerdas melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola pemerintahan.

Menurut survei APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia Indonesia), pada tahun 2017, sebanyak 54,68% dari total populasi penduduk Indonesia telah menggunakan internet dan diperkirakan akan terus mengalami peningkatan dalam setiap tahun. Data ini menunjukan bahwa di Indonesia kebutuhan internet cukup besar, tak terkecuali di pemerintahan. Internet dalam lingkup pemerintahan dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan terciptanya smart city.

“Untuk mewujudkan smart city, pondasi utamanya terletak pada pemerintahan dan smart government dapat dicapai dengan mengkolaborasikan pelayanan publik dengan ICT sebagai penunjang”, ujar Taufik Suryawan Edyna.

Taufik juga menjelaskan bahwa kolaborasi pelayanan publik dan ICT, pemerintahan dapat menerapkan solusi integrasi data. Dengan integrasi data, birokrasi di pemerintahan dapat dipersingkat, transparansi data dapat terwujud, serta pemanfaatan data yang dapat mendukung pengambilan keputusan sehingga pelayanan publik oleh pemerintah dapat diakses dengan lebih cepat, efektif dan efisien.

Suatu kota dapat disebut smart city jika mempunyai karakteristik seperti smart governance (pelayanan publik berbasis teknologi informasi), smart environment (pemanfaatan sumber energi terbarukan dan green building), smart economy (layanan e-commerce yang mendorong tingkat perekonomian masyarakat), smart people (masyarakat yang cerdas karena mendapatkan kesempatan pendidikan), smart living (gaya hidup yang cerdas dan aman serta didukung kualitas lingkungan hunian yang baik) dan smart mobility (penerapan sistem cerdas mendukung layanan transportasi publik, logistik dan kenyamanan bagi pengguna mobil, sepeda dan pejalan kaki).

Dalam acara ini juga dijelaskan tentang smart tourism yang bermanfaat bagi pemerintah daerah yang ingin mengembangkan potensi wisata di daerahnya. Dalam pengembangannya, smart tourism harus mampu memberikan 4 komponen utama bagi wisatawan, yaitu akses informasi, keterjaminan keamanan, kemudahan mobilitas serta dapat memberikan pengalaman yang unik dan berkesan.

Menurut BPS dan Kementerian Perindustrian, sektor Pariwisata menempati posisi kedua sebagai penyumbang devisa terbesar di Indonesia. Oleh sebab itu, pemerintah daerah diharapkan dapat memaksimalkan potensi pariwisata yang ada di daerahnya, promosi melalui teknologi salah satunya dengan smart tourism.

 

SS Pangandaran

 

Beberapa peserta juga mengungkapkan bahwa pemasaran destinasi pariwisata mereka belum terorganisasi dengan baik. Oleh sebab itu, sharing session ini diharapkan mampu mendorong pemerintahan dalam memaksimalkan penggunaan teknologi untuk mengembangkan fasilitas di daerah mereka masing-masing.

Jadi, tunggu apalagi? Mari kita dukung upaya pemerintah dalam mewujudkan kota impian kita melalui kemajuan teknologi informasi demi terwujudnya Smart City!