Gamatechno Gelar Sharing Session, Manfaatkan Big Data untuk Kebutuhan Industri Multisektoral dan Pemerintahan

sharing sesion di DSSDI

Gamatechno.com Selasa 07/08/2018 Gamatechno bekerja sama dengan Datains dan DSSDI (Direktorat Sistem dan Sumber Daya Informasi) UGM adakan sharing session dengan mengangkat tema “Acquiring Insight from Big Data”. Acara ini diselenggarakan di ruang SEVI DSSDI pada pukul 09.00-12.00 WIB.

Acara ini menghadirkan narasumber dari UNESCO yaitu Prof. Maria Fasli, Ph.D, NTF, FHEA serta Guntur Dharma Putra, S.T.,M.Sc dari DTETI (Department of Electrical Engineering and Information) UGM dan moderator dibawakan oleh Novan Hartadi (CEO Datains).

Acara ini dihadiri kurang lebih 50 undangan dari beberapa instansi antara lain Diskominfo DIY, Polda DIY, Solusi 247, PT. Semesta Data Digital, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Atmajaya, Universitas Padjajaran  dan beberapa peserta dari UGM. Sharing session kali ini banyak membahas mengenai implementasi big data sebagai penentu kebijakan pada bisnis multisektor dan juga pemerintahan.

“Big Data merupakan salah satu penentu dasar keputusan bagi sebuah instansi” buka Maria dalam sesi materinya. Maria juga menyampaikan bahwa penggunaan internet menjadi salah satu pertukaran informasi yang mudah didapatkan, sebab banyak orang yang memberikan data mereka melalui media sosial.

Sementara itu, Guntur Dharma Putra, S.T.,M.Sc menuturkan bahwa pola perilaku masyarakat dapat dianalisis melalui big data, salah satunya dengan aplikasi Semantic (Sosial and Online Media News Analytic) yang dikembangkan oleh PT Global Data Inspirasi yang merupakan salah satu anak perusahaan Gamatechno. Guntur juga memberikan beberapa contoh studi kasus di Indonesia seperti #jogjaoradidol, rusuh mako brimob dan #prayforlombok yang dapat diolah menjadi predictive analytics melalui Semantic untuk kepentingan suatu instansi.

“Sharing session big data ini sangat menarik karena menurut saya semua instansi pemerintah atau swasta membutuhkan big data untuk mengambil sebuah keputusan guna mengembangkan instansi tersebut. Selain itu, khususnya dari bidang humas banyak insight baru mengenai sosial media, karena ternyata media sosial sangat penting untuk peningkatan reputasi” ujar Dr. Andre N. Rahmanto, S.Sos.,(Kepala Humas Universitas Sebelas Maret) salah satu peserta sharing session.