| Code Jam: Cara Cepat Memberikan Sentuhan AJAX dalam Aplikasi Berbasis Web |
| Ditulis oleh Administrator |
| Rabu, 28 April 2010 15:00 |
|
Pada tanggal 7 April 2010, PT Gamatechno Indonesia (Gamatechno) mengadakan seminar "Cara Cepat Memberikan Sentuhan AJAX dalam Aplikasi Berbasis Web" di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Acara ini diikuti oleh mahasiswa semester 6 ke atas dan fresh graduate yang berasal dari beberapa universitas, seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Nasional Sunan Kalijaga, Universitas Islam Indonesia, Universitas Kristen Duta Wacana, dll.
Acara dibuka oleh Bp. Agus selaku Kaprodi Teknik Informatika UIN, dan Bp. Aditya selaku Direktur Utama Gamatechno. Narasumber berasal dari Gamatechno yang terdiri dari Galih, Wahyono, Lathifah dan Albert yang kemudian memaparkan perbedaan antara coding klasik (berbasis prosedural) dan coding modern (berbasis framework). Studi kasus codejam yang dipilih adalah aplikasi perpustakaan (koleksi buku) sederhana. Dengan menggunakan coding klasik, proses pembuatan aplikasi terasa kompleks. Sementara dengan menggunakan framework, aplikasi dapat dibuat dengan cepat. Narasumber memberikan contoh kode pemrograman menggunakan Gamatechno Framework (GTFW).
Contoh code jam lainnya adalah untuk membuat listbox atau combo box bertingkat. Disebut listbox "bertingkat" adalah jika elemen pada suatu listbox bergantung pada hasil pilihan pada listbox lainnya. Contoh kasus listbox bertingkat adalah listbox kota dan propinsi. Jika kita memilih kota "Yogyakarta", seharusnya dalam elemen listbox propinsi hanya tampil yang sesuai. Kasus ini diselesaikan dengan menggunakan AJAX, ketika suatu elemen listbox dipilih, maka AJAX akan mengubah elemen dalam listbox lainnya tanpa harus refresh halaman. Dalam coding klasik, pembuatan AJAX cukup panjang. Sementara jika menggunakan framework cukup menulis beberapa baris kode saja.
Peserta banyak menanyakan berkaitan dengan framework. Salah satu pertanyaan yang menarik adalah "Kenapa tidak menggunakan framework yang sudah tersedia di Internet, seperti CodeIgniter, Zend, dan sebagainya?". Adityo menjelaskan bahwa memilih framework adalah pilihan, sama halnya seperti kita memilih bahasa pemrograman PHP, Delphi, ASP. Setiap framework tersebut dikembangkan memiliki keunggulannya masing-masing, dan kita bebas memilih sesuai preferensi dan kemampuan kita. Anggaplah setiap framework memiliki keunggulan teknis yang sama, maka kita harus mempertimbangkan faktor lain dalam memilih, yaitu faktor skala implementasi. GTFW sudah diimplementasikan di lebih dari 50 perguruan tinggi Indonesia. Artinya, 50 perguruan tinggi tersebut merupakan potensi tempat bekerja bagi mereka yang menguasai GTFW. Kita yang memilih GTFW tidak akan "sendirian", karena ada banyak rekan lain yang tersebar di berbagai perguruan tinggi yang juga menguasai GTFW.
Kegiatan diakhiri dengan pembagian doorprize dari para mitra kegiatan seminar, yaitu Telkomsel, SG Computer, ELTI. Para peserta yang beruntung mendapatkan webcam, flashdisk dan tas ransel. Berita Terbaru :
Berita Sebelumnya :
|



